Share This Post

- / Unggas

Biosecurity untuk Mencegah Masuknya Penyakit

Biosecurity untuk Mencegah Masuknya Penyakit

Hai Sahabat Pet Lovers

Untuk mencapai performa yang diinginkan maka kita harus menjaga hewan peliharaan kita untuk tetap sehat. Agar hewan peliharaan kita sehat sebenarnya ada 3 pilar utama yang harus dikerjakan dengan baik. Tiga pilar utama tersebut antara lain Management pemeliharaan, Biosecurity dan Vaksinasi. Management pemeliharaan yang baik untuk menjaga hewan kita tetap fit dan tidak stress. Biosecurity dilakukan untuk menghindari agen penyakit masuk ke lingkungan pemeliharaan sehingga tidak dapat menginfeksi. Vaksinasi berguna agar apabila penyakit masuk dan menginfeksi hewan peliharaan kita maka sudah ada antibodi yang siap untuk melawannnya.

Di halaman ini mari kita bahas mengenai Biosecurity, karena dengan biosecurity yang baik maka kemungkinan peliharaan kita terkena penyakit akan semakin kecil sehingga performa yang kita harapkan bisa tercapai. Biosecurity sendiri adalah usaha atau sistem yang bertujuan agar tidak terjadi penularan penyakit. Biosecurity ada 2 yaitu Bioexclusion dan Biocontaintment.

Bioexclusion yaitu sistem yang bertujuan agar agen penyakit tidak masuk ke daerah tertentu.

Biocontainment yaitu sistem yang bertujuan agar agen penyakit tidak keluar dari daerah yang sudah terserang agen penyakit sehingga tidak menular ke tempat lainnya.

Komponen Biosecurity ada 3:

  1. Isolasi
  2. Kontrol lalu lintas
  3. Sanitasi

ISOLASI

               Isolasi yaitu menempatkan hewan pada suatu daerah tertentu sehingga meminimalisir kontak dengan lingkungan luar. Pengembangan dari isolasi ini maka dibuat suatu zonasi, yaitu pembagian suatu daerah di farm dengan tingkat kebersihan dari agen penyakit yang berbeda. Berikut salah satu contoh dari zonasi:

Gambar diatas adalah contoh dari layout zonasi dari suatu farm pertenakan unggas Parent Stock.

  • Area berwarna merah: Area ini merupakan area luar farm, yang kita anggap diasana banyak agen penyakit.
  • Area berwarna kuning: Area disini merupakan area Bersih I, biasanya di area sini terdapat pos satpam, mess karyawan, tempat parkir kendaraan dan genset. Pada area sini sudah dibatasi lulintas sehingga selain karyawan dan orang yang ada kepentingan dilarang masuk.
  • Area berwarna biru: Area disini merupakan area Bersih II, untuk masuk area bersih I ke area bersih II juga harus melalui prosedur seperti harus mandi, ganti pakaian dan alas kaki. Biasanya di area bersih II terdapat kantor dan Gudang Logistik.
  • Area berwarna hijau: Area disini merupakan area Bersih III, untuk masuk area bersih III juga harus melalui prosedur seperti mandi, ganti pakaian dan alas kaki. Bahkan ada juga kebijakan farm yang mengharuskan melakukan bodydiving (menyelam ke dalam air). Pada area ini merupakan area yang terdapat kandang, tempat pembedahan, gudang pakan.

KONTROL LALULINTAS.

Kontrol lalulintas manusia:

Sebelumnya sudah dijelaskan kontrol lalu lintas manusia diterapkan dengan membatasi orang yang berkunjung ke farm. Selain itu untuk masuk ke setiap area harus mandi, ganti pakaian, dan ganti alas kaki. Hal ini dilakukan untuk memotong agen penyakit yang menempel pada badan atau pakaian kita agar tidak masuk ke dalam area yang lebih bersih.

Kontrol lalulintas barang:

Selain manusia, lalu lintas barang juga harus di kontrol sehingga tidak semua barang bisa masuk ke area bersih I, II dan III.

Kontrol lalulintas hewan (Vektor):

Kontrol lalu lintas hewan merupakan upaya agar hewan pembawa agen penyakit (Vektor) tidak dapat masuk. Kontrol vektor bisa dengan pengaplikasian racun tikus di sekitar kandang, area kantor dan mess, lem lalat, dll.

SANITASI

Sanitasi merupakan suatu usaha agar manusia dan barang yang masuk ke area farm bersih dari agen penyakit. Contohnya untuk manusia sanitasi yang dilakukan seperti mandi menggunakan sabun, spray desinfektan dan celup alas kaki setiap masuk area bersih. Untuk sanitasi barang bisa dicelup dengan larutan yang berisi desinfektan, barang yang tidak di celup bisa dilakukan fumigasi (bisa dengan formalin atau paraformaldehyde). Ada farm tertentu yang tidak melakukan fumigasi tetapi dengan penyinaran sinar UV.

Apabila suatu kandang sudah terkena penyakit kita harus juga ingat agar tidak menular ke kandang lain harus dilakukan biocontainment seperti pembatasan area kerja, orang kerja yang khusus, kontrol lalu lintas barang ke kandang tersebut seperti kalau pengantaran pakan di lakukan dibagian akhir pada kandang tersebut setelah itu kendaraan pengantar pakannya bisa didesinfeksi agar besok saat mengantar ke kandang yang sehat kendaraan tersebut tidak ada agen penyakit yang menempel. Tidak dilakukan perpindahan barang antar kandang apabila ada kandang yang sakit juga harus diterapkan.

Penerapan fasilitas biosecurity bukanlah hal yang murah, maka akan terdapat variasi di setiap peternak untuk menekan budget. Yang terpenting adalah prinsipnya dan kedisiplinan kita dan karyawan dalam melaksanakannya.

Share This Post

Leave a Reply