Share This Post

Hewan Eksotis

Memelihara Sugar Glider

Memelihara Sugar Glider

Sugar glider adalah hewan yang sangat unik yang bahkan tidak diketahui oleh banyak orang di masyarakat umum. Selama 15 tahun terakhir, mereka berhasil dijinakkan dan sekarang dikenal sebagai salah satu hewan peliharaan kecil yang menggemaskan. Jika Anda tertarik untuk membawa sugar glider ke rumah Anda, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Ciri – Ciri Umum

Sugar glider adalah hewan asli Australia dan Indonesia. Banyak orang mengira mereka ini termasuk hewan pengerat atau rodent, tetapi mereka adalah hewan marsuplia atau hewan berkantung, dengan kata lain mereka membesarkan anak-anak mereka di dalam kantung pada perut induknya, mirip dengan kangguru. Mereka adalah hewan nokturnal yang berarti mereka tidur pada siang hari dan lebih banyak beraktifitas di malam hari.

Sebutan hewan ini sebagai sugar glider berasal dari kegemarannya memakan makanan yang manis, terutama buah-buahan dan sayuran. Serta bahwa mereka memiliki selaput tipis yang membentang dari pergelangan tangan hingga pergelangan kaki mereka, seperti tupai terbang, yang membuat mereka dapat melompat dan meluncur di udara. Di alam liar, mereka dapat meluncur dari pohon ke pohon pada jarak sekitar 50 meter.

Sugar glider gula dewasa memiliki berat antara 4-5 ons dan biasanya berukuran sekitar 30 cm dari hidung hingga ujung ekor. Pada umumnya ekor mereka mencapai setidaknya setengah dari panjangnya. Makhluk-makhluk ini cukup vokal dan bisa menggonggong seperti anjing kecil. Ketika dirawat dengan baik, mereka dapat hidup hingga 15 tahun.

Makanan

Secara umum, 75% dari makanan sugar glider terdiri dari berbagai buah dan sayuran, sisanya 25% makanan yang mengandung banyak protein. Seperti yang disebutkan sebelumnya, mereka cenderung memilih buah-buahan dan sayuran manis. Berikut adalah beberapa contoh buah-buahan, sayuran, protein, dan camilan yang sesuai yang bisa Anda berikan kepada sugar glider :

Buah dan Sayuran: apel, aprikot, alpukat, pisang, berry, blewah, wortel, ceri, jagung manis, kurma, ara, anggur, jeruk bali, madu, mangga, jeruk, pepaya, persik, pir, nanas, ubi, plum dan kismis.

Protein: potongan kecil daging ayam yang dimasak tanpa bumbu atau saus tambahan, telur rebus, yogurt, keju, tahu dan selai kacang.

Camilan : serangga hidup seperti jangkrik, cacing tanah dan lain-lain.

Sugar glider termasuk hewan pemilih makanan sehingga mereka tidak selalu mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan. Karena itu, disarankan untuk menambahkan suplemen, seperti multivitamin atau suplemen kalsium ke dalam makanan mereka. Serta mereka juga minum sangat sedikit air, karena mendapatkan sebagian besar asupan air dari makanan mereka.

Kandang

Kandang sugar glider harus sebesar mungkin, semakin tinggi semakin baik. Mereka membutuhkan banyak ruang untuk didaki. Penempatan kandang mereka juga harus di daerah yang tidak sibuk di siang hari sehingga mereka bisa tidur. Hindari sinar matahari langsung, tetapi pastikan ada cukup cahaya di ruangan untuk membedakan antara malam dan siang. Mereka juga membutuhkan tempat bersarang untuk tidur di siang hari, misalnya kantong kain, kotak kayu.

Selain itu Anda perlu memeriksakan Sugar Glider ke dokter hewan secara rutin untuk menjaganya tetap sehat, karena pada dasarnya secara naluri, mereka masih terbiasa untuk hidup di alam liar.

Share This Post

Leave a Reply